Dirgahayu Indonesia

30 Juni 2008 : Permenungan

EURO 2008, Akhir Sebuah Pesta, Awal Sebuah Kenyataan

EURO 2008 Spanyol hebat!
Iker Casilas hebat! Fernando Torress hebat! Luis Aragones apalagi... Pokoknya huebat.
Mereka juara bukan karena Jerman lemah, bukan pula karena Jens Lehmann, kiper Jerman itu grogian dan mbikin blunder hingga gawangnya bobol.
Tapi sekali lagi, karena Spanyol hebat!

Usai sudah pesta EURO2008 yang nyaris sebulan diadakan di Austria dan Swiss itu. Sihirnya yang begitu luar biasa telah membius kita semua yang berada puluhan ribu kilometer dari sana.

Hari besok dan besoknya dan besoknya lagi pun akan kembali seperti sedia kala lengkap dengan rutinitas-rutinitas yang melingkupinya. Tak ada lagi gegap gempita EURO2008 yang memecah kesunyian malam bulan ini. Tak ada lagi layar-layar raksasa serta genjrang genjreng band-band di kafe-kafe menjelang acara Nonton Bareng yang cerah ceria itu.
Semua sudah lewat, semua sudah tak ada...

Jadi, tak perlu lagi kita mencari sesuatu yang sudah tak ada seperti EURO2008 misalnya. Lihat dan perjuangkan saja apa yang ada dan yang ada di depan mata. BBM, listrik, harga sembako, hak hidup rakyat yang lapar dan masih banyak lagi PR yang telah menanti kita. Itu semua bukan sesuatu yang perlu dinanti-nantikan namun bahkan sudah menjemput kita untuk kita perhatikan, urus serta perjuangkan.

Makanya beberapa malam yang lalu si Tunggonono di posnya yang dibangun baru nan megah itu berujar pada saya "Wah tinggal dua hari lagi EURO bubar jhe.. kita nunggu Olimpiade, liga Inggris dan pra piala dunia ya Bos!"

Dengan sinis saya pun berujar,
"Ketimbang nunggu hal-hal yang seperti itu lha mbok ayo sama-sama nunggu harga minyak yang kayaknya nggak lama lagi bakalan jadi 150 USD per barrel! Nunggu harga BBM nasional bakalan naik lagi apa ndak, nunggu dagelan-degelan dari panggung pulitik nasional.
Piye ? Milih nunggu yang mana ?"

Tunggonono pun terdiam, seperti dahulu biasanya, ia tak terlalu mengerti apa yang sedang kuomongkan.

Sumber foto.


Posting Terkait Kategori "Permenungan"

Kalau Bisa Mudah, Kenapa Harus Dipersulit ?

26 Agustus 2008 - 14 tanggapan

Sejak Kapan Sebaiknya Anak Bersekolah ?

20 Agustus 2008 - 18 tanggapan

Kisah Tentang 100, 99, 58 Persen, 68 Persen dan Fifty-Fifty

19 Agustus 2008 - 17 tanggapan

lintasberita

delicious delicious digg Furl Stumbleupon Technorati Newsvine Magnolia Reddit

Icons by: FastIcon.com



ada 7 tanggapan

remon - 7 Juli 2008

mmmm... ga juga lah... kita juga bukan cuma penonton. ayuk dibedakan antara yang nonton di stadion sama kita insan jelata dalam kasus bbm.
persamaan:
1. sama-sama bayar: bayar tiket dan beli bbm.
2. sama-sama bringas: tim morat-marit ataupun politikus yang morat-marit kita jadi naik pitam.
3. sama-sama teriak-teriak: ya kalo timnya keserang kita teriak2 sama back dan keeper, sedangkan kalo bbm diisukan naik kita teriak2 sama presiden.

perbedaan:
1. efek: kalo kita teriak2 di stadion kita bisa naikin mental dan moral jago kita, kita teriak2 di depan dpr... ga didenger... malah dianggap kampungan...

iman brotoseno - 2 Juli 2008

terang saja , ada Cesc Fabregas....

Donny Verdian - 1 Juli 2008

@Rafki:
Wah Pak, justru dengan menunggu dan hanya dengan menunggu itulah antisipasi terbaik, karena seperti kata Pak Ersis di komen sebelumnya, kita ini penonton :)

Hehehe...

Rafki RS - 1 Juli 2008

Kalau saya sih nggak mau menunggu semua itu (BBM naik, dagelan politik, dsb). Lebih baik kita memikirkan dan mempersiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi itu semua.

DM - 1 Juli 2008

Hmmm... analisis Windy tampaknya ada benarnya.

windy - 30 Juni 2008

ya begitulah klo dumb and dumber lg ngobrol... dua2nya pada ga ada yg ngerti huaahahahaha....

Ersis Warmansyah Abbas - 30 Juni 2008

Yang pasti Spanyol Juara, kita penonton he he.


Nama. -- wajib isi

Email. -- wajib isi

URL. -- lengkapi dengan http://

Pesan. -- wajib isi

kode

arsip / peta situs / depan

Saya, Donny Verdian!

DonnyVerdian

Ya! Sayalah Donny Verdian.
Hingga saat ini, setidaknya saya menetap di Yogyakarta, menjalani hidup dengan bahagia dan apa adanya. Saya hidup dalam dunia yang saya sendiri terkadang bingung untuk menyatakan dan mengenalinya.

Maka dari itu,saya tak gegabah untuk mengintisarikan keberadaan diri saya, lebih baik membaca/mengamati saja semua konten saya terutama pada kategori: Donny Verdian atau mengunjungi link partisipasi saya di beberapa social-community website di bawah ini:

flickrfriendsterdeliciousfacebook View Donny Verdian's profile on LinkedIn Add to Technorati Favorites


Kalau Anda ingin menghubungi saya, silakan kirimkan email ke donny[at]verdian.net atau melalui akun YM: donnyverdian




Versi Beta

Situs web ini akan selalu dalam tahap pengembangan sejak dipublikasikan pertama kali pada 20 Desember 2007.

Logo, desain halaman dan script situs web ini dibangun oleh Donny Verdian - Citraweb Nusa InfoMedia (2007) .

Ilustrasi dan ikon manusia "Donny Verdian" hasil kreasi Ardian Sukmaji (2007 - 2008), diinspirasi oleh Anjung Sakti (2005).

Foto hasil kreasi Ronny J. Dharma.

Seluruh tulisan dan isi konten lainnya kecuali "tanggapan" adalah hasil pemikiran Donny Verdian.

Untuk konten khusus yang saya sadur maupun tayangkan dari tautan luar situs web ini, akan saya cantumkan sumber/pengkreasinya. Ingatkan saya apabila saya lalai akan hal ini.

Pemberlakuan copyrights di situs web ini adalah sesuai dengan salinan di sini.