Cetusan | February 19, 2009

Persoalan Pagi

Ada banyak orang menyalahkan pagi!
Terutama setelah mengevaluasi betapa buruknya hari yang baru saja ia hadapi, tak jarang mereka dan kita berujar “Ini gara-gara kejadian tadi pagi!”

Dan kalau sudah seperti ini, alangkah beruntungnya malam!
Meski ia menjadi waktu mengumpat seorang yang mengevaluasi pagi, tapi setidaknya ia tak ikut diumpat.
Malam adalah sepi, waktu dimana pagi dimimpikan sebagai sesuatu yang lebih baik lagi ketimbang pagi sebelumnya.

Mari kita menamainya dengan istilah persoalan pagi.
Adalah persoalan yang kita dapatkan pada pagi hari, karena apa yang dilakukan ataupun didapatkan pada saat-saat pertama kita bangun pagi nyatanya memang sangat mempengaruhi keseluruhan hari, bukan?

Segelas kopi yang mengecewakan, sebutir telur yang terlalu asin digarami sebagai sarapan ataupun sepotong.. ya hanya sepotong tai tak lebih yang dapat dikeluarkan di WC karena perut sembelit tadi pagi.. semua seperti menjadi pemicu buruknya hari ini.
Ada pula bapak-bapak yang seharian jadi bete hanya karena ia menemukan satu lipatan kusut di lengan atas kemejanya yang semalam telah disetrika oleh istrinya dengan begitu halus serta rapi.

Persoalan pagi yang “mem-betei” hari barangkali adalah contoh dari kekurangkerjaan kita untuk menulari hal lain yang semula bukan masalah menjadi satu persoalan baru hanya gara-gara satu soal yang barangkali tak ada sangkut pautnya. Meski sebenarnya, persoalan pagi itu adalah juga tanda betapa kita adalah tetap manusia dan bukan robot yang bisa memiliki kemampuan untuk auto-koreksi terhadap satu kesalahan yang baru diperbuat hingga 100 persen lalu berjalan untuk melakukan hal lainnya dengan seperti tidak pernah mendapatkan masalah sebelumnya.

Tapi bukannya kita sebagai manusia dituntut untuk menjadi semakin baik hari demi hari dan dalam persoalan ini kita melihat bahwa barangkali menjadi seperti robot adalah pilihan yang terbaik ?
Tapi manusia kan bukan robot?
Dimana manusia memiliki tatanan moral, agama dan nurani yang menemani logika sedangkan robot hanya memiliki logika saja ?

Ah, sudahlah!
Sepertinya kalian mulai pusing membaca tulisan ini, demikian pula halnya denganku yang ketika tulisan ini dibuat, ketika ini pula memikirkan apa yang sedang kutuliskan.

Mari kita berpikir seandainya kita jadi presiden saja!
Masih dalam konteks persoalan pagi, kita seharusnya iri sekaligus salut pada mereka.
Persoalan pagi yang ia hadapi tentu kalau mau mengikuti kata hati adalah satu gundukan batu yang mudah goyah lalu menggelindung menimpa hari yang akan ia lalui.

Bagaimana kalau kita bayangkan, ia begitu bangun dan ditemani secangkir kopi lalu membuka koran edisi hari ini dan membaca kaum oposisinya memrotes gila-gilaan kebijakan yang dikeluarkannya kemarin ?
Bagaimana ia begitu bangun mendapatkan sms dari menteri ekonomi dan bilang “Bos, mata uang kita kena depresiasi lagi nih!”

Atau, masalah-masalah “sepele” lainnya seperti misalnya, semalam ia ditinggal tidur lebih dulu oleh istrinya karena rapat hingga larut dan ketika hendak melakukan “serangan fajar” ehhhh, tiba-tiba kok ya pas istrinya sedang kedatangan bulan?

Itulah!
Itulah kenapa kita yang kroco-kroco ini tidak bisa jadi presiden!
Kalau kita dihadapi persoalan pagi saja sudah meronta-ronta untuk sehari, sepertinya mimpi-mimpi menjadi presiden atau jabatan-jabatan lain yang membutuhkan konsentrasi tinggi setiap waktu akan hanya terlalu dekat dengan alam tidur saja namun jauh panggang dari api!

Ok, segitu dulu…
Mari kita bekerja kembali, melanjutkan hari dengan berusaha tetap fokus meski tadi pagi mungkin kamu mendapati persoalan yang bisa menjadi kerikil yang menyandung lalu menggelincirkan kamu di permukaan hari yang bergerigi!

*halah*

{ 19 comments… read them below or add one }

Chandra February 19, 2009 at 5:45 pm

Napa cih, postingannya sering mengikutkan si poo…

Reply

DV February 19, 2009 at 5:45 pm

Pertama, karena poo itu seksi! Bentuknya kuning dan lonjong..:)

Yang kedua, emang mungkin kamu hidup tanpa mengikutkan dan diikutinya ?

Hihihihihi!

Reply

edratna February 19, 2009 at 8:24 pm

Karena suka bangun pagi, dan selalu memulai hari dengan sarapan, minum susu hangat, minum teh panas manis…saya jarang uring2an pagi hari. Malam hari, apa yang akan dibawa besok, dan yang akan dipake udah disiapkan.

Masalah malah malam hari, jika kerjaan masih ada yang belum selesai, jadi susah tidur….jadilah kadang terpaksa bergadang, kehidupan yang tak sehat.
Sebetulnya semua tinggal manajemen waktu kita…jangan sampai dikalahkan oleh mood yang tak benar.

Reply

mantan kyai February 19, 2009 at 8:40 pm

iya pagi ini saya pusiiiinngg !!!!

Reply

Yoga February 19, 2009 at 9:06 pm

Alhamdulillah, selama ini pagi-ku baik-baik saja.Tulisanmu malah bikin aku bersyukur. Thanks. :D

Reply

kris February 19, 2009 at 9:09 pm

aku sih heran don sama orang2 yg berbondong2 ingin jadi presiden indonesia. aku ngebayangin pasti banyak masalah dan “dikuyo2″ banyak orang. apa enaknya? duit paling nggak seberapa. tp makan hati setiap hari. duuuh! nggak deh. enakan jadi rakyat jelata, dapet duitnya ya secukupnya aja… hehehe.

Reply

yessy muchtar February 19, 2009 at 10:20 pm

Hey Don…Kok tulisan kita sama ya? karena sepagian ini gue juga sibuk mengutuk…gak jelas…sebel..cuma gara gara kerjaan pagi kok semrawut…baru pagiii…kok udah nyebelin?

Hehehe..
Tapi apa yang gue tangkap disini cuma satu Don..Betapa lo ternyata begitu mencintai mr Poo….JOROK!!!

Reply

anderson February 19, 2009 at 10:26 pm

Persoalan pagi kurang lebih sama dengan persolana hari senin, sampe muncul istilah: I Hate Monday. Mungkin orang belum puas ama liburannya yang cuma sabtu dan minggu aja, trus begitu masuk hari senin, jadinya bete…
Mungkin juga sebagian orang belum puas dengan tidurnya tadi malam, jadi pas udah bangun pagi, moodnya ga bagus…jadinya bete. Untung belum ada lagu: I Hate Morning… :)

Nice post, Bro..

Reply

Chandra February 19, 2009 at 11:51 pm

iiiiiiiiiiih….jorki!

Reply

iwan February 20, 2009 at 9:32 am

maksih dah nyempatin diri kunjungi blogq aq….

Reply

mascayo February 20, 2009 at 3:27 pm

jan tenan! sampeyan gawe postingan ini bukan karena habis dibisiki bojoku tho?
terus berupaya menyindir-nyindir diriku?!

Reply

ernalilis February 20, 2009 at 9:34 pm

persoalaan pagi yang membuat seluruh hari jadi buruk.. menurut law of attraction (the secret book) karena kita persoalan pagi itu membuat perasaan kita buruk.. dan akan menarik kejadian2 buruk yang lain..
Masalahnya orang lebih tertarik pada kejadian2 buruk daripada yang baik2 kan?

Whaalaah komen kepanjangan..

Salam kenal Mas..
Nice blog.. Nice post…

Reply

galih February 21, 2009 at 12:10 am

persoalan pagi yang selalu saya hadapi bukan tentang minum kopi ataupun koran tapi bangun yang selalu telat…
heheheheh

Reply

DV February 21, 2009 at 12:10 am

Mangkanya pake weker.. speerti di postingan terbaru saya yang mengulas soal weker :)

Reply

Jamal eL Ahdi February 21, 2009 at 7:09 am

Pagi Hari …. ini mesti gara2 semalem nih ..
seMalem … ini pasti gara2 tadi siang nih …
Siang .. Ini mesti gara2 tadi pagi ..

Lah gara2 nulis iki aku dadi bingung gara2 siapa aku nulis ??? hehehehe

Reply

DV February 21, 2009 at 7:09 am

gara – gara kamooo *kata SLANK*

Reply

DM February 24, 2009 at 1:28 pm

Ada yang bilang, Don;
Seorang pecundang akan berkata: “Yah, kok sudah pagi lagi?!”

Seorang pemenang akan berkata: “Yes!! Pagi hari!! Hari baru, semangat baru!!”

Ada juga yang bilang, Don;
“Selamat pagi, Pak!” dan
“Sudah pagi, Pak!”

(keduanya sama-sama sekretaris kok).

Reply

DV February 24, 2009 at 1:28 pm

Sekretaris?
Maksudmu seorang sekretaris di sebuah perusahaan luar negeri yang bermarkas di Surabaya?

Oh, jadi dia akhirnya kau pilih jadi sekretarismu yang bilang “Mas, sudah pagi, jangan menelpon lagi!”

Begitu?

Reply

genthokelir March 6, 2009 at 11:58 pm

lha kok ternyata pusing juga yah mas baru pagi ini aku pusing wah telat okeh lungane sih hahaha

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: