Tustel | June 12, 2009

Melbourne, Tautan Dua Masa

Melbourne adalah perpaduan keangkuhan berbeda zaman yang tak terpisahkan.
Adalah gedung-gedung tua, Flinders Station, Melbourne Gaol, Parliementary House hingga St Patrick Cathedral yang bertaut dengan Etihad Stadium, Stockland, Crown, Eureka Building dan masih banyak lagi gedung dan landmark kreasi masa kini.

Ada kontras, ada perbedaan dan seperti ada sebuah pertarungan sengit di antara dua ego dulu dan kini, lama dan modern tapi di Melbourne, keduanya berjalan sepadan.

Manusia, flora dan fauna adalah peredamnya. Mereka membekap egoisme dan membungkus rapat; menjadikannya sebagai ruang hidup, tempat untuk bersosialisasi dan berkehidupan yang kaya warna, ekspresi dan emosi di sisi tenggara benua selatan dunia, Australia.

Melbourne

Melbourne

Melbourne

Melbourne

Melbourne

Melbourne

Melbourne

Melbourne

Melbourne

Melbourne

{ 38 comments… read them below or add one }

edy June 13, 2009 at 12:34 am

tapi gedung tua di sana dirawat dng baik? maksud saya dibanding dengan nasib gedung-gedung tua di indonesia…

Reply

DV June 13, 2009 at 12:34 am

Dirawat baik, Mas.. wah kedatangan advokat keren nih hehehe :)

Reply

sawali tuhusetya June 13, 2009 at 7:05 am

saya barun bisa memahami australia sebatas lewat bacaan, baik dari sumber ol maupun offline, mas don. meski demikian, saya tetep bermimpi, suatu ketika “diizinkan” juga utk berkunjung ke negeri kangguru itu.

Reply

DV June 13, 2009 at 7:05 am

Sip Pak Sawali. Law attraction, dan semesta mendengar doamu!

Reply

mascayo June 13, 2009 at 7:07 am

law attraction!
saya mau ke Melbourne!
*ditunggu lagi keker-an nya yang lain
photo no.2 itu pasti di suatu taman yaa?

Reply

DV June 13, 2009 at 7:07 am

Siap! Saya tunggu di pengkolan depan :) Foto nomer 2 itu di jalan, Mas

Reply

samsul arifin June 13, 2009 at 8:51 am

wah, fotonya bagus2 banget.
gambar2 tersebut kalau dijadikan untaian kalimat demi kalimat bisa menjadi tiga halaman A4 sepertinya.
kapan aku bisa ke sana yah?

Reply

DV June 13, 2009 at 8:51 am

Makasih Mas :)

Reply

Chandra June 13, 2009 at 10:17 am

Haduh!
Mt. Wilson belom saatnya premiere ya?
^_____^

Reply

DV June 13, 2009 at 10:17 am

Belum.. minggu depan :) Barengan transformer hehehe :)

Reply

Muzda June 13, 2009 at 10:28 am

Sama kayak Jogja gak, Mas ?
Modernisme dan klasik berpadu ?
Ke arah utara dan timur, banyak bangunan baru menyerupai kota besar. Tapi semakin ke daerah selatan dan barat, ada kekayaan masa lalu yang sayangnya, hampir tergusur, atau terjual.

Reply

DV June 13, 2009 at 10:28 am

Ya, kurang lebih sama.. tapi aku lebih senang membandingkan Melbourne itu mirip Bandung, Jogja itu mirip Adelaide dan Jakarta sayangnya mirip Sydney :(

Reply

p u a k June 13, 2009 at 11:37 am

Gambarnya kinclong2 semua euy.. keren.
Jadi pengen kesana … tapi kapan ya..
(tak tidur dulu ah.., mau mimpi sik..) :D

Reply

DV June 13, 2009 at 11:37 am

Halah halah….

Reply

Riris June 14, 2009 at 8:29 pm

Nice Pictures..Oh my dream, when will you come true?

Reply

DV June 14, 2009 at 8:29 pm

Wet dream? Astaga, udah merit dan beranak kok masi wet dream (ngeces maksudnya) hehehe :)

Reply

DM June 15, 2009 at 12:30 am

Kamera baru, foto-foto teruuusss… :D

Reply

DV June 15, 2009 at 12:30 am

Hehehehe….

Reply

anderson June 15, 2009 at 7:30 am

Keren Bro, foto2nya. Ah, andai saja di jakarta ada trem dan jalanannya lebih tertib…pasti betah :-)

Reply

DV June 15, 2009 at 7:30 am

Hehehehe… makasih kunjungannya Bro

Reply

fauzahadi June 15, 2009 at 7:53 pm

Gambar-gambar itu berbicara, sangat bagus.
Berbagai interpretasi dapat dilekatkan kepadanya, inspiratif.

Salam kenal Mas Donny, terima kasih telah berkunjung

Reply

DV June 15, 2009 at 7:53 pm

Sama-sama Mas Fauza… eh gitu ya manggilnya? Hehehehe .:)

Reply

Ikkyu_san June 16, 2009 at 1:54 am

Don,
aku udah dua kali ke Melbourne
And I love that city. Terutama Vic Market hehehe. Seandainya aku bermigrasi, then aku pilih Melbourne.
Sayang banget waktu itu aku belum punya digicam, jadi fotonya semua hardcopy.
Foto kamu keren!!!

Reply

DV June 16, 2009 at 1:54 am

Iya, Melbourne emang yahud ya Mel :) Ayo pindah kemari :)

Reply

vizon June 16, 2009 at 3:52 am

mantap kali fotomu don…
kok sumpahnya gak ada lagi..? hehehe…
kapan ya aku bisa ke situ?
*menghayal dulu, biar dapat efek LOA*

Reply

DV June 16, 2009 at 3:52 am

Nggak ada, Uda..;) mbikin kontraproduktif jhe :)

Reply

tanti June 16, 2009 at 6:15 am

Suatu hari nanti, kalau aku menginjakkan kaki di Ostrali lagi, aku ingin ketempat dimana foto-foto itu diambil… ;)
*LoA*

Reply

DV June 16, 2009 at 6:15 am

Walah, kok pake LoA :)
Mintalah pada Tuhan, ia lebih tinggi dari semesta :)

Reply

Eka Situmorang - Sir June 17, 2009 at 1:01 am

indah !

Reply

DV June 17, 2009 at 1:01 am

Namaku Donny, bukan Indah :)

Reply

Tuti Nonka June 17, 2009 at 7:36 am

Itu tas merah (foto pertama) dan jaket merah (foto kedua) boleh nggak buat saya? Cantik sekalee ….

Foto lelaki dengan background dinding bata merah bagus bangeet! Komposisinya perfect. Lha yang bunder-bunder (oh, itu tempat parkir sepeda ya?) itu juga ekspresif. Siip, siip!

Reply

DV June 17, 2009 at 7:36 am

Tas merah (pink) itu punya istri saya Bu :) Jaket merah itu punya orang lewat :)
Matur nuwun pujiannya :)

Reply

Yoga June 19, 2009 at 9:42 am

Siip, keren-keren fotone Don. Jadi bikin page khusus buat show case mu?

Reply

DV June 19, 2009 at 9:42 am

Ngggg…. anu, Yog… foto-fotoku nggak kubuatkan page khusus tapi kubuatkan topik khusus bernama “Keker” :)

Reply

zam June 20, 2009 at 2:02 am

+1 Keren

Reply

DV June 20, 2009 at 2:02 am

Suwun!

Reply

edratna June 22, 2009 at 2:27 am

Menyenangkan memang, melihat perpaduan antara bangunan kuno dan modern yang bisa menyatu.
Saya pernah melihatnya di Brisbane, juga di beberapa kota di Eropa, saat ada tugas kesana.

Reply

DV June 22, 2009 at 2:27 am

Betul, Bu. Yang penting ada semangat untuk tetap memelihara ya..:)

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: