Dirgahayu Indonesia

12 Januari 2008 : Catatan Harian

Mengurai Masa Lalu Bersama GIGI

11 Januari - Peace, Love n RespectMenyimak GIGI malam tadi. melalui lagu-lagu lamanya, sama saja mengurai kembali masa-masa yang telah pernah kulewati setidaknya dalam 14 tahun terakhir. Karena masa 14 tahun terakhir adalah masa-masaku menetap di Jogja (aku datang sejak Juni 1993) maka boleh pula disahkan bahwa nyaris segala yang terjadi dalam masa itu pun muncul kembali ke benak sadar, menyingkap baik-buruk yang terjadi dan menyisakan senyum dikulum sembari tersadar "Ah, begitu cepat waktu berlalu.."

Stadion Mandala Krida Yogyakarta, 11 Januari 2008, konser terbesar itu berjalan dengan riuh rendah, gegap gempita!
Ketika Armand Maulana mengatakan bahwa mereka memilih Jogja adalah karena Jogja merupakan kota pertama yang menjadi tempat konser GIGI setelah Jakarta pada tahun 1994 yang lalu, aku yakin bahwa aku adalah sedikit dari 15 ribu penonton yang hadir malam tadi yang juga datang ketika mereka konser pertama 14 tahun yang lampau. Apalagi mengingat usia mereka-mereka yang datang rata-rata di bawah 25 tahun, aku tak yakin bahwa 14 tahun yang lampau mereka sudah cukup dewasa dan ngerti untuk datang ke konser seperti itu dan seperti yang kulakukan.

Karena aku, aku menjadi saksi atas kebesaran dan eksistensi GIGI dan GIGI melalui lagu-lagunya pun menjadi saksi bagiku ...

Aku masih ingat beberapa detail bagaimana aksi GIGI kala itu. Mereka manggung di Gedung Kridosono dan aku masih duduk di bangku kelas 1 SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Datang berbekal satu album, lengkap dengan kelima personelnya. Armand (vokal), Budjana (gitar), Baron (gitar), Ronal (drum) dan Thomas Ramdhan (bass), mereka menghentak Jogja. Aku tak terlalu ingat bagaimana kostum panggung mereka seutuhnya tapi yang pasti aku ingat benar adalah apa yang melekat di Thomas Ramdhan. Aku mengingatnya karena memang bagiku, permainan bass nya begitu menonjol di antara para bassist Indonesia lainnya kala itu. Dulu ia memelihara rambut hingga dagu, bersemir cokelat emas dan mengenakan stelan kaos lengan panjang dan celana bermuda yang ketika itu memang lagi ngetop-ngetopnya dipakai kawula muda. Juga, Arman. Ia sedari dulu memang energik, seenergik malam tadi. Dulu ia mengenakan kemeja flanel dan celana jeans robek-robek, khas rebel remaja dekade 90-an. Lagu yang kuingat betul dinyanyikan malam itu, yang masih terngiang hingga sekarang, adalah Kuingin. Koor serentak terjadi mengiringi refrein di gedung mungil yang masih satu kompleks dengan stadion Kridosono itu.

Dan semalam, di penghujung sesi akustik yang disajikan secara manis di lidah panggung yang menjulur ke tengah penonton, kejadian itu terulang kembali. Bersama Armand dan ribuan penonton lainnya, aku pun ikut bernyanyi "Kuingin hanyut, dalam pelukanmu.. Kuingin cinta ooo.. hanya dari dirimu, Kasih" sambil memeluk malam sendirian, yang seperti tak membiarkan segumpal pun awan menaungi sekitar, di tengah ABG-ABG yang semakin larut dalam pelukan mesra orang yang dikasihinya.

Aha, alangkah kejamnya waktu, akan tetapi alangkah indahnya hidup yang dimainkan di atas waktu itu sendiri.
Malam tadi, ketika usia para personel GIGI yang semakin menua dan juga usiaku yang tak lagi bisa dibilang terlalu muda,
kami berpesta bersama. Kami bersaksi bersama... sesuatu yang aku yakin tak dimiliki oleh 15 ribu penonton lainnya yang mungkin datang hanya karena ingin menyaksikan pertunjukan dan menghabiskan waktu bersama kekasihnya.
Karena aku, aku menjadi saksi atas kebesaran dan eksistensi GIGI dan GIGI melalui lagu-lagunya pun menjadi saksi bagiku, bagi setiap keping masa lalu yang telah terukir setidaknya dalam 14 tahun belakangan di kota yang teramat sangat aku cintai ini.


Posting Terkait Kategori "Catatan Harian"

Lustrum De Britto, Sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan

25 Agustus 2008 - 18 tanggapan

Tentang Seragam Korpri yang Lucu

13 Agustus 2008 - 18 tanggapan

Gandengan Tangan yang Diperlukan

12 Agustus 2008 - 15 tanggapan

lintasberita

delicious delicious digg Furl Stumbleupon Technorati Newsvine Magnolia Reddit

Icons by: FastIcon.com



ada 6 tanggapan

Donny Verdian - 18 Januari 2008

@Windy: SECARA Ndi. SECARA... kamu yang termuda? Gitu?

windy - 18 Januari 2008

@DM & Donny..: kasian...udh pada mulai pikun ya....tulang udh ngilu2 belom ?

Donny Verdian - 15 Januari 2008

@Tomy: Wahai konco lawasku! Wah apa kabare iki :)
Heheh ya, ya pas konser GIGI 14 taon lalu kita masi kelas 1 SMA ya ;) Kowe kelas 1-1 aku kelas 1-6. Nostalgila!

tomy - 15 Januari 2008

Aku yo iling pas konser jaman SMA itu. Nostalgia, nostalgia.... Karikatur dirimu apik tenan!

Donny Verdian - 12 Januari 2008

@DM: Iya Su, kamu juga inget umur su.. merit su, merit!

DM - 12 Januari 2008

Inget umur, Su... Inget umur! :-P


Nama. -- wajib isi

Email. -- wajib isi

URL. -- lengkapi dengan http://

Pesan. -- wajib isi

kode

arsip / peta situs / depan

Saya, Donny Verdian!

DonnyVerdian

Ya! Sayalah Donny Verdian.
Hingga saat ini, setidaknya saya menetap di Yogyakarta, menjalani hidup dengan bahagia dan apa adanya. Saya hidup dalam dunia yang saya sendiri terkadang bingung untuk menyatakan dan mengenalinya.

Maka dari itu,saya tak gegabah untuk mengintisarikan keberadaan diri saya, lebih baik membaca/mengamati saja semua konten saya terutama pada kategori: Donny Verdian atau mengunjungi link partisipasi saya di beberapa social-community website di bawah ini:

flickrfriendsterdeliciousfacebook View Donny Verdian's profile on LinkedIn Add to Technorati Favorites


Kalau Anda ingin menghubungi saya, silakan kirimkan email ke donny[at]verdian.net atau melalui akun YM: donnyverdian




Versi Beta

Situs web ini akan selalu dalam tahap pengembangan sejak dipublikasikan pertama kali pada 20 Desember 2007.

Logo, desain halaman dan script situs web ini dibangun oleh Donny Verdian - Citraweb Nusa InfoMedia (2007) .

Ilustrasi dan ikon manusia "Donny Verdian" hasil kreasi Ardian Sukmaji (2007 - 2008), diinspirasi oleh Anjung Sakti (2005).

Foto hasil kreasi Ronny J. Dharma.

Seluruh tulisan dan isi konten lainnya kecuali "tanggapan" adalah hasil pemikiran Donny Verdian.

Untuk konten khusus yang saya sadur maupun tayangkan dari tautan luar situs web ini, akan saya cantumkan sumber/pengkreasinya. Ingatkan saya apabila saya lalai akan hal ini.

Pemberlakuan copyrights di situs web ini adalah sesuai dengan salinan di sini.