<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Donny Verdian &#187; made</title>
	<atom:link href="http://donnyverdian.net/tag/made/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://donnyverdian.net</link>
	<description>ps: bukan catatan semata ™</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 06:00:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Made in China</title>
		<link>http://donnyverdian.net/2010/05/12/made-in-china.html</link>
		<comments>http://donnyverdian.net/2010/05/12/made-in-china.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 16:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DV</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nirmana]]></category>
		<category><![CDATA[china]]></category>
		<category><![CDATA[in]]></category>
		<category><![CDATA[made]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://donnyverdian.net/?p=692</guid>
		<description><![CDATA[Berterimakasihlah pada China! Karena, sedemikian murah dan cekatannya tenaga kerja di negeri itu, maka kita bisa mengenakan pakaian bagus dengan harga terjangkau. Awal 2000-an lalu, aku masih begitu alergi setiap belanja pakaian dan melihat dibalik tag name nya atau di bungkus produknya tertera tulisan &#8220;Made in China&#8221;. Bukannya berlebihan, tapi waktu itu tendensi barang bagus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Berterimakasihlah pada China!<br />
Karena, sedemikian murah dan cekatannya tenaga kerja di negeri itu, maka kita bisa mengenakan pakaian bagus dengan harga terjangkau.</p>
<p>Awal 2000-an lalu, aku masih begitu alergi setiap belanja pakaian dan melihat dibalik tag name nya atau di bungkus produknya tertera tulisan &#8220;Made in China&#8221;. Bukannya berlebihan, tapi waktu itu tendensi barang bagus selalu diidentikkan kalau nggak Amerika Serikat ya Kanada atau Inggris meski kita tak tahu apakah saat itu barang-barang yang &#8216;ngakunya&#8217; buatan negara-negara barat itu sebenarnya sudah diproduksi di China atau belum.</p>
<p>Tapi semakin kemari, menghindari tag name yang tak menerakan tulisan &#8220;Made in China&#8221; adalah satu kesulitan yang luar biasa apalagi kalau jangkauan kita hanyalah retailer-retailer yang menjamur di pusat-pusat pertokoan. Bisa sih kalau kamu pergi ke butik-butik khas Eropa yang mahalnya nggak ketulungan itu, semua masih menggunakan &#8220;Made in Italy&#8221;, &#8220;Made in France&#8221; atau &#8220;Made in Germany&#8221;.<br />
Tapi pertanyaanku lantas, siapa yang bisa menjamin bahwa barang-barang yang mahal itupun benar-benar buatan Eropa dan bukannya buatan China?</p>
<p>Aku ingat, terakhir kali membeli pakaian yang bukan &#8220;Made in China&#8221; adalah Nudie Jeans yang kubeli April 2009.<br />
Jeans yang konon banyak dipakai para artis itu kulego dengan harga yang cukup tinggi, 250 dollar dan ah&#8230;. betapa lega hatiku ketika melihat tulisan di tagnya &#8220;Made in Italy&#8221;. Tapi siapa nyana, dan aku tak mengkait-kaitkan dengan &#8220;made in&#8221; mana, setahun berikutnya, tiga minggu silam, aku terpeleset di tangga, jatuh terpelengkang dan bretttttt jeans seharga selangit itupun robek tak terperikan, menyisakan tawa seorang cewek bule yang melewatiku dan meninggalkan muka merah nan masam di wajahku dan membuatku berkata, &#8220;Asu!&#8221; Lalu kembalilah aku kepada Levi&#8217;s 501, jeans legendaris Amerika Serikat yang &#8216;sayangnya&#8217; juga sudah buatan China <img src='http://donnyverdian.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Produk &#8220;China&#8217; memang pada akhirnya membanjiri dunia sesaat setelah banyak produsen-produsen dunia membanjiri China untuk usaha produksinya, tak terkecuali Australia! Di satu sisi ini tentu pertanda buruk karena menandakan begitu besarnya superioritas China dan mengkerutnya kedigdayaan dunia barat, tapi di sisi lain, dengan harga jual yang relatif lebih rendah, kesempatan setiap lapisan masyarakat untuk merasakan nikmatnya menggunakan produk &#8216;bagus&#8217; menjadi begitu besar.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://lh3.ggpht.com/_Rd9gRsjPSek/S-i9pHoOTBI/AAAAAAAAAns/6fSWX6ySZMg/blog_target.jpg" alt="" width="250" height="333" />Tengoklah Target, misalnya.<br />
Raksasa retail yang menjajakan aneka kebutuhan rumah tangga dengan harga miring dan terjangkau di Australia itu menjadi &#8216;tempat bersandar&#8217; bagi kalangan menengah untuk berbelanja.<br />
Sebagai contoh, kaos Transformer dengan label asli &#8216;Transformer&#8217; dijual dengan harga dibawah 20 dollar. Kaos-kaos bergambar tokoh Disney yang dulu harus dibeli dengan mahal, sekarang pun bisa ditebus dengan harga sekitar 15-an dollar, tapi ya tentu ber-Made in China. Jeans tebal yang kuyakin tak kan robek meski jatuh terpelengkang dijual di bawah bandrol 100 dollar bahkan sepatu-sepatu kanvas yang digilai ABG dijual dengan bandrol terendah hanya 6 dollar, juga cetakan Shanghai dan sekitarnya!</p>
<p>Jangan heran, ini bukan sulap lagi bukan sihir, tapi lebih sebagai sebuah mukjizat di awal abad 21 oleh China bagi dunia.</p>
<p>Oleh karenanya, tak heran kalau dengan bangga, di setiap dinding terdekat dengan kasir, di setiap outlet Target terpampang tulisan yang tampak di gambar samping. Bahwa setiap warga Australia berhak atas pakaian yang bagus adalah benar, tapi bahwa setiap warga Australia berhak atas pekerjaan dalam membuat pakaian yang bagus itu tidak benar, karena orang China lah pembuatnya <img src='http://donnyverdian.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://donnyverdian.net/2010/05/12/made-in-china.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

