permenungan

Cetusan

Korupsi dan Kompetisi

Bagiku, bencana korupsi itu marak salah satunya karena manusianya tamak! Sifat alamiah manusia yang satu ini, tamak, terpicu karena tak adanya batas kepuasan ditambah dengan perasaan harus menang apapun dan bagaimanapun caranya. Keharusan itu timbul karena kita mengandaikan hidup ini tak ubahnya sebagai sebuah perlombaan yang bersifat mutlak dan tak bertoleransi. Sayangnya, sejak kecil kita ...more →

14 comments
Cetusan

Maling tetaplah maling

Thumbnail image for Maling tetaplah maling

Seorang berteriak, “Bebaskan maling sandal! Kalau koruptor saja bisa bebas kenapa dia tidak? Dimana letak keadilan kita?” Pernyataan itu spontan kubalas, “Kenapa harus dibebaskan, justru kalau dibebaskan, dimana adilnya?” “Tapi koruptor maling berjuta-juta lipat ketimbang sandal!?” “Itu urusan lain!” tangkisku. “Koruptor ya koruptor, maling sandal ya maling sandal!” “Nggak bisa dong! Harusnya koruptor dihukum berlipat-lipat ...more →

19 comments
Cetusan

Anjing dan jari tengah, adakah mereka tertulis di kitab?

Thumbnail image for Anjing dan jari tengah, adakah mereka tertulis di kitab?

Semua berawal dari nama dan benda yang ditunjuk oleh nama itu. Anjing. An-jing. Awalnya hanyalah sebutan untuk binatang. Mereka hidup mengembara di alam bebas hingga konon sejak 12 ribu tahun silam manusia jatuh hati lalu membawanya ke rumah , dijadikannya sebagai piaraan, kesayangan maupun menjalankan fungsi-fungsi lainnya yang disematkan kepadanya. Suatu waktu, seseorang patah hati ...more →

37 comments
Nirmana

Penyayang dan penikmat hewan. Kitakah itu?

Tulisan ini kuawali dengan catatan sebuah peristiwa yang terjadi hampir 27 tahun silam. Nenekku, waktu itu berujar padaku, “Le, kalau kamu liburan kemari Natal nanti, Eyang mau sembelihkan ayam yang paling gemuk buatmu!” Akupun girang bukan kepalang dan meski waktu itu masih Mei, tapi aku tak sabar menunggu Natal tiba dan berharap supaya ayam yang ...more →

17 comments
Cetusan

Menjadi tampak pintar tak berarti benar-benar pintar

Thumbnail image for Menjadi tampak pintar tak berarti benar-benar pintar

Pada akhirnya semua berakhir menyenangkan, tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya. Kalian ingat postingan sebelum ini yang berjudul “Mengakui diri bodoh bukan berarti bodoh” ? Di situ aku bercerita tentang betapa bodohnya aku karena hanya demi memperjuangkan uang senilai 1.8 dollar, aku harus melakukan proses pelaporan ke customer service yang waktu itu kukatakan bertele-tele? Nah, ...more →

21 comments
Cetusan

Mengakui diri bodoh bukan berarti bodoh

Thumbnail image for Mengakui diri bodoh bukan berarti bodoh

Kejadian ini terjadi sekitar pertengahan minggu lalu. Seperti biasa menjelang makan siang aku pergi ke vending machine untuk membeli chips kesukaan sebagai ganti kerupuk.. Eh… sebentar! Sebelum kulanjutkan bercerita, apa masih ada dari kalian yang tak tahu apa itu vending machine? Kalau tidak, sahabatku, Imelda, minggu lalu menuliskan tentang Vending Machine di blognya. Ok, kulanjutkan ...more →

22 comments
Nirmana

So, kamu cina, aku jawa? So what?

Thumbnail image for So, kamu cina, aku jawa? So what?

Salah satu perkara klasik dalam masyarakat kita pada umumnya adalah pertentangan antara bangsa china dan jawa/pribumi. Kukatakan klasik karena selain persoalannya seperti tak berujung, masalah ini telah dimulai sejak lama, sejak republik ini belum berusia. Bahkan kalau kalian baca buku “Indonesia Dalam Api dan Bara” karya Tjamboek Berdoeri yang banyak diduga adalah nama samaran wartawan ...more →

59 comments
Cetusan

Klangenan

Thumbnail image for Klangenan

Adalah Gogor, seorang pemuda yang cukup umur dan mapan, berkeluarga satu anak dari satu-satunya istri. Suatu waktu, ia berkata kepada Sawiyah, istrinya, hendak memberikan mobil kesayanganya ke Genjik, salah satu sepupu yang tinggal di kota lain. Adapun mobil itu sejatinya sangat berarti bagi Gogor. Sejuta kenangan pernah ‘terjadi’ di dalam mobil itu. Mulai dari kenangan ...more →

21 comments
Cetusan

Mei 1998, tiga belas tahun kemudian

Thumbnail image for Mei 1998, tiga belas tahun kemudian

Seseorang, bulan ini tiga belas tahun silam, pernah berkata kepadaku demikian. Sepasang mahasiswa-mahasiswi keluar dari kamar kost di sore hari yang ranum seusai hujan mendera sesiangan. Si mahasiswa belum sempat menutup ritsleting celana jeansnya sementara si mahasiswi lupa pula mengenakan beha-nya. Ya, ketika hujan turun lebat tadi, mereka juga bercinta sedemikian hebatnya. “Heh, bercinta? ML ...more →

21 comments
Cetusan

Bangsa besar

Thumbnail image for Bangsa besar

Menurutmu, mana berita yang lebih menarik, heboh pernikahan akbar Pangeran William dan Kate Middleton yang dihelat di Inggris 29 April 2011 lalu, atau peristiwa lamaran Ibas Yudhoyono dengan Aliya Rajasa yang digelar dua hari sebelumnya di Jakarta? Jangan menjawab dua-duanya meski aku tahu keduanya ramai dijadikan bahan ‘jualan’ program-program infotaintment yang maraknya sebelas dua belas ...more →

15 comments